Home >> Kesehatan >> Macam-macam Obat Herbal dan Khasiatnya
Macam-macam Obat Herbal
Macam-macam Obat Herbal

Macam-macam Obat Herbal dan Khasiatnya

Macam-macam Obat Herbal
Macam-macam Obat Herbal

Meskipun perkembangan teknologi saat ini semakin maju dan perkembangan dari jenis obat-obatan semakin bagus, namun kenyataannya banyak orang lebih memilih mengobati sakitnya dengan obat-obat dengan bahan alami atau sering di sebut dengan obat herbal. Bahkan sekarang ini obat herbal di pilih untuk mengobati berbagai penyakit, banyak orang meyakini bahwa herbal lebih manjur jika di bandingkan dengan obat kimia dan juga obat herbal menjadi salah satu penyembuhan alternatife yang paling di gemari.

Selain itu banyak orang menggunakan obat herbal dengan alasan lebih aman di banding dengan obat kimia, dan negara Cina yang sampai sekarang menggunakan obat herbal untuk penyembuhan berbagai penyakit. Sudah kita ketahui bahwa obat herbal telah membantu banyak orang menyembuhkan penyakit dengan penyakit yang berbeda, meskipun beberapa obat tersebut tidak memiliki klaim terapi. Obat herbal masih menjadi pilihan utama sebagai obat yang paling aman dan efektife untuk digunkan. Namun sebelum kita menggunakan obat herbal untuk pengobatan lebih baik kita konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengambil salah satu produk herbal.

Macam-macam Obat Herbal Beserta Khasiatnya Untuk Kesehatan

1.Temulawak

Temulawak-Obat Herbal
Temulawak-Obat Herbal

Tanaman asli Indonesia yang nama ilmiahnya Curcuma xanthorhiza roxb yang termasuk keluarga jahe ini di percaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit. Temulawak banyak tumbuh di pulau Jawa, Maluku dan Kalimantan. Ciri-ciri temulawak tumbuh sebagai semak tanpa batang, mulai dari pangkalnya temulawak sudah berupa tangkai daun yang panjang berdiri tegak. Tanaman ini tidak terlal tinggi rata-rata tingginya 2 m samapai dengan 2,5 m. Bentuk daunnya bundar panjang seperti daun pisang yang pelepas daunnya saling menutup membentuk batang.

Tanaman ini dapat tumbuh subur di dataran rendah dengan ketinggian 750m diatas permukaan laut, tanaman ini bisa di panen setelah 8-12 bulan dengan ciri-ciri daunnya berwarna kuning seperti akan mati. Umbinya akan tumbuh di pangkal batang berwarna kuning gelap atau coklat dengan diameter 115 cm dan 6 cm, baunya harum dan rasanya sedikit pahit dan pedas, temulawak ini sudah lama digunakan oleh nenek moyang untuk mengobati penyakit kuning, diare, maag, perut kembung dan pegal-pegal. Yang terbaru ini sudah di teliti bahwa temulawak bisa menurunkan lemak darah, mencegah penggumpalan darah sebagai antioksidan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

2.Kunyit

Kunyit-Obat Herbal
Kunyit-Obat Herbal

Kunyit merupakan tanaman obat berupa semak dan bersifat tahunan, yang tersebar di seluruh daerah tropis, kunyit dapat tumbuh subur liar di sekitar hutang atau bekas kebun. Diperkirakan knyit berasal dari Binar pada ketinggian 1300-1600 m dpl, namun ada juga yang mengatakan bahwa kunyit berasal dari India. Di daerah Jawa kunyit sering di gunakan seebagai ramuan jamu, karena khasiatnya yang sangat mengejutkan. Kunyit dapat menghilangkan, membersihkan, mengeringkan gatal dan kesemutan.

Manfaat utama dari kunyit yaitu sebagai bahan obat tradisional, bahan baku industri jamu dan kosmetik, kunyit juga biasa di gunakan untuk bumbu masakan juga di manfaatkan untuk peternakan dan masih banyak lagi. Selain itu rimpang tanaman kunyit juga bermanfaat sebagai anti inflamasi, anti oksidan, anti mikroba, pencegah kanker, anti tumor, dan menurunkan kadar lemak darah dan kolesterol serta sebagai pembersih darah.

3.Keji Beling

Keji Beling-Obat Herbal
Keji Beling-Obat Herbal

Keji Beling atau biasa di sebut sambang geteh oleh orang Jawa, sementaradi tanah pasundan sering di sebut remek daging, reundeu beureum, dan orang ternate sering menyebutnya dengan daun lire. Tumbuhan ini banyak mengandung mineral seperti kalium, kalsium dan natrium serta unsur mineral lainnya. Selain itu ada juga kandungan asam silikat, tannin, dan glikosida, tanaman ini selain direbus dan diambil airnya untuk di minum, biasanya orang-orang langsung memakannya sebagai pendamping nasi atau sebagai lalapan yang biasanya mereka mengonsumsinya dengan rutin.

Daun keji beling juga bisa digunakan untuk menghilangkan gatal akibat ulat bulu dan semut hitam, caranya sangat mudah tidak perlu mengolahnya terlebih dahulu yaitu langsung saja berikan pada bagian yan gatal. Untuk mengatasi diare, disentri caranya rebus semua bagian tanaman ini selama setengah jam, kemudian airnya di minum. Proses ini sama seperti cara mengobati batu ginjal. Cara melalap daun keji secara teratur setiap hari juga berkhasiat untuk mengobati kencing manis. Cara mengobati lever (penyakit kuning), ambien (wasir), dan maag juga dengan cara di lalap setiap hari secara teratur.

4.Sambiloto

Sambiloto-Obat Herbal
Sambiloto-Obat Herbal

Sambiloto  Andrographis paniculata adalah tanaman herbal dari family Acanthaceae yang berasal dari India dan Srilangka. Sambiloto juga bisa dijumpai di Negara lainnya seperti Indonesia, Malaysia Thailand, serta beberapa tempat di benua Amerika. Genus Andrographis memiliki 28 spesies herbal, namun hanya sedikit yang berkhasiat medis. Salah satunya adalah daun sambiloto yang sangat banyak mengandung senyawa Andrographolide, yang merupakan senyawa lakton diterpenoid bisiklik.

Senyawa kimia yang rasanya pahit ini pertama kali diisolasi oleh Gorter pada tahun 1911, sifat dari Andrographolide melindungi hati dan sangat terbukti ampuh melindungi dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Sambiloto sudah dikenal lama memiliki khasiat medis, dimana sambiloto disebut dengan nama Kalmegh pada Ayurveda. Selain berkhasiat melindungi hati, Sambiloto juga dapat mencegah pertumbuhan sel kanker. Hal ini disebabkan karena senyawa aktifnya, yakni  Andrographolide, menurunkan ekspresi enzim CDK4 (cyclin dependent kinase 4).

5.Tempuyung

Tempuyung-Obat Herbal
Tempuyung-Obat Herbal

Tempuyung biasanya tumbuh di tempat yang ternaungi, daunnya hijau licin dengan ujung daun berwarna ungu, tepinya berombak dan bergigi tidak beraturan. Didekat pangkal batang, daun bergigi itu terpusar membentuk roset dan terletak di sebelah atas memeluk batang berselang-seling. Daun yang berombak dan memeluk batang inilah yang berkhasiat menghancurkan batu ginjal, daun tersebut mengandung kalium yang berkadar tinggi. Kehadiran kalium inilah yang membuat batu ginjal hancur berkeping-keping, karena batu ginjal berupa kalsium karbonat jadi untuk menghancurkannya sangat di butuhkan kalium yang cukup tinggi, dan kalium ini ada di daun tempuyung, jadi tidak salah jika daun tempuyung dapat menghancurkan batu ginjal.

Dengan pengobatan secara teratur menggunakan tempuyung ini batu ginjal akan hancur dan berubah menjadi endapan yang endapan itu akan larut dan hanyut bersama urine. Untuk menggunakannya sebagai obat kita perlu lima lembar daun tempuyung segar, setelah di cuci bersihdaun di asapkan sebentar. Daun tersebut di makan langsung sebagai lalap dengan nasi, jika ingin mendapat hasil yang maksimal kita bisa melalap daun ini sebanyak tiga kali dalam sehari.

6.Beluntas

Beluntas-Obat Herbal
Beluntas-Obat Herbal

Beluntas merupakan obat herbal yang tumbuh setinggi 2 meter bercabang, berkayu, dan merupakan tanaman perdu tegak. Ujung daunnya runcing, bulat berbentuk telur, daunnya tunggal, berbulu halus, daun yang masih muda berwarna hijau kekuningan setelah tua berwarna hijau pucat. Daun ini tumbuh liar di tanah dengan kelembapan tinggi. Secara tradisional daun ini digunakan untuk menghilangkan bau badan, obat turun panas, obat batuk dan obat diare.

Obat yang sudah direbus sangat bagus untuk mengobati sakit kulit, selain itu daun Beluntas juga sering di gunakan untuk lalapan. Dengan adanya informasi terkait manfaat daun beluntas mendorong para peneliti untuk meneliti daun ini guna membuktikan manfaat beluntas secara ilmiah.

Demikianlah beberapa jenis obat herbal dan khasiatnya kurangilah untuk mengonsumsi obat kimia karena obat tradisional atau herbal itu lebih terbukti keamanannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.