Home >> Kesehatan >> BPJS Kesehatan >> Bagaimana Cara Mengurus BPJS Kesehatan

Bagaimana Cara Mengurus BPJS Kesehatan

Bagi yang belum bergabung menjadi peserta bpjs kesehatan, sebaiknya segera mendaftarkan diri menjadi peserta bpjs kesehatan. Sebab, banyak kelebihan yang bisa didapatkan oleh peserta bpjs kesehatan. Cara mengurus bpjs kesehatan juga tidak terlalu susah asal tahap demi tahap diikuti dengan benar.

Ada dua cara mengurus bpjs kesehatan. Yang pertama, calon peserta bpjs bisa datang langsung ke kantor bpjs kesehatan terdekat dengan membawa berkas persyaratan daftar bpjs kesehatan. Cara yang pertama ini biasa dikenal dengan daftar bpjs kesehatan offline. Yang kedua, calon peserta bisa mendaftarkan diri secara online. Calon peserta bpjs kesehatan bisa mendaftarkan diri di website resmi bpjs kesehatan yakni https://bpjs-kesehatan.go.id.

Cara Mengurus BPJS Kesehatan

Untuk melakukan pendaftaran bpjs kesehatan offline ada beberapa syarat yang harus dipersiapkan. Syarat daftar bpjs kesehatan offline di antaranya:

  1. Kartu tanda penduduk / KTP
  2. Kartu keluarga / KK
  3. Kartu NPWP
  4. Alamat email
  5. No telpon atau HP
  6. Nomor rekening

Selanjutnya, yang perlu diketahui adalah tentang peserta bpjs kesehatan. Secara umum yang termasuk peserta bpjs kesehatan adalah semua orang bahkan orang asing pun bisa menjadi peserta bpjs kesehatan. Syaratnya mereka paling singkat enam bulan di Indonesia. Peserta bpjs kesehatan ada dua yaitu:
1. Penerima bantuan iuran jaminan kesehatan atau PBI

Yang berhak menjadi peserta penerima bantuan iuran jaminan kesehatan atau PBI adalah fakir miskin dan orang yang tidak mampu.

  1. bukan penerima iuran jaminan kesehatan atau non PBI

Yang termasuk peserta non PBI:

  • Pekerja penerima upah dan anggota keluarganya
  1. Pegawai negeri sipil
  2. Anggota TNI
  3. Anggota Polri
  4. Pejabat Negara
  5. Pegawai pemerintah non pegawai negeri
  6. Pegawai swasta
  7. Pekerja yang tidak termasuk dalam butir a sampai dengan f yang menerima upah.
  • Pekerja bukan penerima upah dan keluarganya
  1. Pekerja di luar hubungan kerja atau pekerja mandiri
  2. Pekerja yang tidak termasuk di huruf a yang bukan penerima upah

Setelah mengetahui kriteria peserta bpjs kesehatan, selanjutnya calon peserta bpjs kesehatan bisa mendaftarkan diri. Baik mengurus pendaftaran bpjs kesehatan offline maupun online, calon peserta akan ditawari untuk memilih kelas ruang inap. Ada tiga kelas yang bisa dipilih yaitu kelas I, II dan III.

Sangat penting bagi calon peserta bpjs untuk memilih kelas. Sebab, besar iuran bpjs kesehatan berbeda – beda tiap kelasnya. Adapun besar iuran bulanan bpjs kesehatan bulanan sebagai berikut:

  1. Besar iuran bpjs kesehatan kelas I sebesar Rp. 80.000 (delapan puluh ribu rupiah) .
  2. Besar iuran bpjs kesehatan kelas II sebesar Rp. 51.000 (lima puluh satu ribu rupiah).
  3. Besar iuran bpjs kesehatan kelas III sebesar Rp. 25.500 (dua puluh lima ribu lima ratus rupiah).

Cara daftar bpjs kesehatan offline atau cara mengurus bpjs kesehatan offline

Jika ingin mendaftarkan diri menjadi peserta bpjs kesehatan offline, calon peserta bisa langsung datang ke kantor bpjs kesehatan terdekat dengan membawa persyaratan – persyaratan yang diperlukan.  Calon peserta bpjs kesehatan kemudian mengisi formulir daftar isian peserta (DIP) dilampiri dengan berkas persyaratan. Calon peserta juga bisa mendaftarkan anggota keluarganya.

Setelah mengisi form, calon peserta kemudian akan menerima nomor virtual account (VA). Calon peserta diminta untuk melakukan transfer ke bank – bank yang bekerja sama dengan bpjs. bisa ke BRI, BNI atau ke Mandiri. Calon peserta kembali lagi ke kantor bpjs kesehatan dengan menunjukan bukti transfer untuk kemudian mendapatkan kartu bpjs kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.