Home >> Tips Dan Trik >> Tips Mendidik Anak Supaya Pintar dan Cerdas
Anak Cerdas
Anak Cerdas

Tips Mendidik Anak Supaya Pintar dan Cerdas

Orang tua mana yang tidak menginginkan anaknya pintar dan cerdas? Setiap orang tua pasti ingin anaknya memiliki otak yang sangat brilian, tapi kebanyakan masih belum mengetahui bagaimana caranya mendidik anak agar pintar dan cerdas.

Akan tetapi kita juga harus berusaha meminta kepada Tuhan agar anak kita menjadi anak yang pintar dan cerdas, karena walaupun kita sudah berusaha mendidik anak agar pintar dan cerdas tapi tidak meminta kepada Tuhan ya akan tidak sukses.

Selain kita sebagai orang tua mengajarkan anak supaya pintar dan cerdas, kita juga supaya melatih otaknya, akan tetapi untuk melatih otak anak juga tidak bisa langsung instan.

Tips Supaya Anak Cerdas dan Pintar
Tips Supaya Anak Cerdas dan Pintar

Dalam melatih dan mendidik anak agar pintar dan cerdas juga butuh ketelatenan dan kesabaran, jangan mendidik anak dengan kekerasan, kalau kita mendidik anak dengan kekerasan pasti nantinya anak juga mengikuti kelakuan seperti itu yang akhirnya bukan jadi pintar tapi malah senang marah-marah.

Kenapa seperti itu? Karena anak lebih cepat menangkap kelakuan yang di perlakukan kepada dia, maka dari itu contohi mereka dengan perlakuan yang baik dan ajari sesuatu yang membuat mereka cerdas.

Bagaimana caranya agar anak menjadi pintar dan cerdas? Ini nih tips mendidik anak agar pintar dan cerdas, simak pembahasan di bawah :

  • Beri Minum Asi

Beri Anak Minum Asi
Beri Anak Minum Asi

Sudah banyak sekali penelitian yang secara ilmiah membuktikan bahwa ASI (Air Susu Ibu) banyak mengandung gizi yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mencerdaskan otak anak, maka dari itu berilah Asi eksklusif pada anak sejak bayi agar anak pintar dan cerdas.

  • Membacakan Cerita

Membacakan Cerita Pada Anak
Membacakan Cerita Pada Anak

Menurut seorang pakar pendidikan yaitu Dr. Rosmarie Truglio, membacakan cerita pada anak akan membuat anak mencintai buku, melatih kemampuannya dalam kosa kata, serta mengembangkan keterampilannya dalam berbahasa yang baik.

Tidak ada alasan terlalu kecil anak untuk membacakan cerita, walaupun mereka masih kecil dan mungkin belum terlalu mengetahui cerita, mereka akan tetap menangkap cerita tersebut. Sekarang ini sudah banyak buku yang beredar di pasaran atau toko-toko buku sekitar yang baik dan memiliki warna dan gambar yang menarik untuk di bacakan kepada anak.

  • Menjaga Kesehatan

Menjaga Kesehatan Anak
Menjaga Kesehatan Anak

Para ilmuwan dari Universitas illinois berhasil membuktikan bahwa kesehatan anak akan berpengaruh dengan prestasi anak di sekolah, maka dari itu ajari anak untuk rajin berolahraga dan berilah anak makanan yang sehat dengan gizi terpenuhi.

  • Bicaralah dengan Cerdas

Bicara Cerdas dengan Anak
Bicara Cerdas dengan Anak

Sejak anak masih bayi, ajaklah berbicara sesering mungkin. Seorang pemerhati anak yang berasal dari Sydney University yang namanya Dr. Jean Ashton mengatakan bahwa kalau mengajak bicara bayi tidak harus selalu bercanda agar bayi tertawa, akan tetapi dengan berbicara apa pun bayi juga akan menangkapan pembicaraan itu walaupun tidak bisa menjawabnya namun mereka akan menjawab dengan ekspresinya.

Respon seperti itulah yang sangat perlu di perhatikan di hargai oleh orang tua sebagai bentuk awal dari bayi untuk belajar berkomunikasi dengan sekitarnya, kalian mengajak berbicara dengan cerdas pada bayi bisa juga dengan memanggil namanya atau memberikan pertanyaan pada bayi, akan tetapi tetap dengan kalimat yang lengkap.

  • Hindari Junk Food

Hindari Anak Makan Junk Food
Hindari Anak Makan Junk Food

Junk food atau makanan cepat saji yang mengandung kadar gula dan lemak yang tinggi sangat tidak baik untuk kecerdasan anak, lebih baik kalian memberikan anak makanan yang bergizi tinggi terutama bagi bayi berusia 2 tahun.

Anak harus mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat besi yang tinggi untuk membantu pertumbuhan otak mereka, berikan anak asupan makanan yang bergizi dan jangan melupakan sayur-sayuran serta buah-buahan untuk mereka.

  • Pupuklah Rasa Ingin Tahu

Pupuklah Rasa Ingin tahu Anak
Pupuklah Rasa Ingin tahu Anak

Agara anak memiliki minat dan ketertarikan pada ilmu pengetahuan, tentunya orang tua juga harus mengajarkan dan mendidikan keterampilan yang baru kepada anak. Ini di lakukan agar rasa ingin tahunya anak sangat tinggi dan tetap terjaga yang akhirnya kita nanti akan tahu bidang apa yang di minati oleh anak.

  • Sarapan Pagi

Sarapan Pagi Anak
Sarapan Pagi Anak

Sebagai orang tua kalian jangan sampai melewatkan yang satu ini yaitu sarapan pagi ketika anak akan berangkat sekolah, sejak tahun 1970 sudah banyak ilmuwan yang meneliti bahwa anak yang sarapan pagi ingatannya akan lebih kuat dan lebih baik dari pada anak yang tidak sarapan pagi.

Selain itu, anak juga lebih mampu untuk berkonsentrasi dalam pelajaran sehingga lebih mudah untuk menangkap pelajaran yang di ajarkan oleh guru dan belajar anak lebih cepat, pastikan anak kalian sarapan pada pagi hari walaupun hanya dengan sepotong roti dan segelas susu karena itu sangat penting untuk membantu anak dalam belajar.

Sebuah penelitian di Ulm University, Jerman, membuktikan bahwa anak atau pelajar yang sarapan pada pagi hari mereka memiliki memori yang lebih tajam dan jauh lebih waspada dari pada yang tidak sarapan pada pagi hari.

  • Mainan Edukatif

Anak Bermain Mainan Edukatif
Anak Bermain Mainan Edukatif

Pastikan kalau anak mempunyai mainan akan tetapi tidak mainan yang asal-asalan, berikan mereka mainan yang edukatif apalagi mainan yang mengasah otak seperti teka-teki silang untuk anak, game sudoku, puzzle dan lain sebagainya yang mampu mengasah otak anak.

Saat mereka bermain biarkan mereka berkreasi sendiri agar mereka lebih cerdas dan kreatif, namun juga harus di dampingi agar tetap terawasi dan dapat di arahkan.

Selain itu, mintalah anak untuk menghafal-menghafal sesuatu yang baik seperti menghafal surat-surat di dalam alquran atau menghafal cerita di dalam buku dan kalau mereka berhasil berikan pujian dan hadiah agar mereka mau menghafal lagi.

  • Penuhi Asupan Asam Lemak Omega 3

Asupan Lemak Omega 3 Pada Anak
Asupan Lemak Omega 3 Pada Anak

Asam lemak Omega 3 sangat bermanfaat untuk otak anak dan dapat mengaktifkan area otak yang berpotensi dalam peningkatan daya konsentrasi anak, memori dan aspek kognitif lain sebagainya. Berikan anak suplemen seperti halnya minyak ikan, makanan yang mengandung asam lemak omega 3 dan juga DHA.

  • Kehangatan Keluarga

Kehangatan Keluarga
Kehangatan Keluarga

Penelitian dapat membuktikan bahwa kondisi emosional yang hangat dan stabil sangat penting di dalam perkembangan fungsi kognitif serta keterampilan anak, sebaliknya jika anak tumbuh dan tinggal dengan orang tua yang berwatak/berkarakter keras mempunyai resiko yang lebih besar dalam masalah keterampilannya.

  • Hindari Kebisingan

Hindari Kebisingan
Hindari Kebisingan

Sebuah penelitian yang di lakukan di University of London membuktikan bahwa anak yang tinggal di lingkungan bising akan kesulitan dalam belajar, mempelajari, dan memahami buku yang mereka baca.

Selain itu, peneliti dari Kyoto University, Jepang membuktikan bahwa anak yang tinggal di lingkungan yang bising mendapatkan nilai yang lebih rendah di dalam tes memori jika di bandingkan dengan anak yang tinggal di lingkungan tenang.

  • Jam Tidur yang Konsisten

Jam Tidur Anak yang Konsisten
Jam Tidur Anak yang Konsisten

Tidur akan mempengaruhi tiap aspek fungsi kognitif pada anak, termasuk juga dalam hal perhatian, cara pemecahan masalah, memori anak, dan cara anak dalam mengambil sebuah keputusan. Apabila anak tidak memiliki waktu yang cukup di dalam tidurnya, anak mungkin akan kehilangan kemampuan otaknya yang sangat berharga.

Penelitian menunjukan bahwa anak yang kurang dalam tidurnya akan berperilaku tidak baik di sekolahnya dan kurang berkonsentrasi untuk menangkap pelajarannya, kalian sebagai orang tua juga harus menetapkan jam tidur dan jam bangun yang konsisten pada anak.

  • Atasi Stres Pada Anak

Atasi Stres Pada Anak
Atasi Stres Pada Anak

Stres pada anak bisa sangat mengganggu fungsi otak mereka yang sangat berharga, sebuah penelitian pada anak yang berusia 9 hingga 12 tahun di University of Malaga, Spanyol membuktikan bahwa anak yang merasa stres nilai ujiannya yang melibatkan kecepatan memori dan perhatian yang jauh lebih buruk jika di bandingkan anak yang tidak merasa stres.

Wajar sekali jika anak cemas dalam suatu hal, ajak anak kalian untuk berbicara dan mengatasi permasalahannya dengan cara yang bijak, dan ajaklah anak kalian berbicara dan melakukan suatu yang menyenangkan agar anak kalian hilang dari rasa stres.

  • Berdo’a

Berdoa
Berdoa

Mintalah kepada tuhan agar anak kalian pintar dan cerdas, karena semua cara dan tips di lakukan kalau tanpa kuasanya tidak akan mungkin bisa sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *