Home >> My Life >> My Students >> Pengalaman Rekreasi dengan Crew Enfordis di Jatimpark 1 Malang, Bikin Ketagihan!
Syifaul Laili di Jatimpark 1
Syifaul Laili di Jatimpark 1

Pengalaman Rekreasi dengan Crew Enfordis di Jatimpark 1 Malang, Bikin Ketagihan!

Waktu itu pada tanggal 25 April 2017 saya dan crew Enfordis rekreasi ke kota Malang, Jawa Timur, lebih tepatnya rekreasi di Jatimpark 1 Malang. Saat jam 02.30 kami sudah bangun dan persiapan untuk rekreasi, setelah bangun jam 02.30 kami mandi bergantian, sampai akhirnya jam 03.30 kami sarapan dengan kentucky dan nasi. Pada jam 04.30 kami langsung melaksanakan sholat subuh bersama-sama di rumah, kami memang selalu sholat bersama-sama.

Sebelum berangkat menuju Malang, saya dan crew Enfordis mengenakan baju kembaran yaitu berlogokan Enfordis, karena kami adalah crew Enfordis. Kami mempersiapkan semua barang yang akan di bawa untuk reksreasi ke Malang, Kami lumayan lama untuk persiapan supaya tidak ada barang yang ketinggalan.

Kemudian setelah kami  persiapan kami langsung menuju kantor karena sudah di tunggu oleh sopir elfnya, sesampainya di kantor kita bercanda-canda terlebih dahulu bersama, tidak lama kita langsung berangkat rekreasi  ke Jatimpark 1 Malang pada jam 06.30 menggunakan elf. Perjalanan dari Lamongan menggunakan elf menuju ke Malang memakan waktu kurang lebih  4 jam, jadi sebelum itu kami belanja makanan dan minuman agar tidak bosan saat perjalanan.

Di perjalanan menuju Malang kami juga bercanda gurau dengan teman-teman saya, di perjalanan ada yang ingin buang air kecil, jadi sopirnya memberhentikan elfnya di POM bensin, tidak lama kemudian langsung melanjutkan perjalanan lagi. Sejuknya udara Malang membuat saya tertidur, tidak terasa sudah sampai di Jatimpark 1 Malang, saya dan crew Enfordis merasa senang karena sudah sampai di Jatimpark 1.

Jatimpark 1 Malang
Jatimpark 1 Malang

Sesampainya di sana kami langsung berfoto-foto untuk mengabadikan moment yang sangat membahagiakan itu, kami tertawa-tawa dengan wajah yang sangat bahagia. Pembina saya dan teman saya yang bernama Sayid membeli tiket masuk Jatimpark 1 Malang, ternyata ada kendala yang membuat kami kebingungan yaitu karena harganya berbeda seperti yang kami lihat di  google beberapa waktu yang lalu. Ternyata karena kami datang ke sana pada waktu liburan jadi harganya naik yang aslinya kita lihat 60.000 ribu jadi 130.000, kita langsung tertawa dan kebingungan karena bingung bagaimana jalan keluarnya, setelah kita bertanya-tanya ternyata harganya 100.000 ribu saja jika kita tidak masuk ke Museum Tubuh.

Setelah itu kita memutuskan untuk menambahi uang agar bisa masuk ke Jatimpark 1, kita langsung membeli tiket, sebelum kita masuk ke Jatimpark 1 Malang ada beberapa dancer wanita yang menari, jadi kita melihatnya terlebih dahulu karena teman-teman saya yang laki-laki senang melihatnya, terkhusus yang paling senang yaitu Sayid haha.

Lalu setelah selesai melihat dancer, saya dan crew Enfordis masuk ke Jatimpark dengan membawa gelang tiket, dan gelang tiket itu di pasangkan oleh petugasnya ke tangan kami satu-satu. Masuknya kita di Jatimpark 1 Malang di suguhkan dengan miniatur tentang kehidupan zaman dahulu serta pembelajaran tentang Fisika dan lain sebagainya, kami cepat-cepat untuk mencari wahana yang menantang.

Wahana pertama yang kami coba yaitu Star Case, wahana itu tidak perlu mengantri  karena saat itu masih sepi, kami langsung saja naik wahana tersebut, dan wahana tersebut cukup menegangkan karena saya sudah pernah naik itu jadi biasa aja haha. Teman di sebelah saya hanya teriak-teriak ketakutan, saya hanya bisa menenangkan dia dengan saya tertawa.

Wahana kedua yang saya naiki yaitu Spinning Coaster, saya naik berempat yaitu saya, Vivi, Nadya, dan Winda. Saat kami menaiki wahana tersebut pertamanya kami biasa saja, akan tetapi ketika sudah jalan kami merasa tegang karena wahana tersebut seperti membawa kami mengikuti alurnya seperti akan jatuh ke bawah. Wahana ketiga yaitu Flying Tornado yaitu wahana yang paling menegangkan menurut saya, waktu di Flying Tornado saya dan teman-teman saya yang memakai kacamata melepas kacamatanya agar tidak jatuh ke bawah. Yang naik Flying Tornado yaitu saya, Ria, Nadya, Lina, Sofia, Vivi, Reza, dan Sayid. Apakah kalian penasaran dengan ekspresi crew Enfordis ketika naik wahana Flying Tornado? Inilah ekspresinya haha.

Wahana Flying Tornado
Wahana Flying Tornado

Selesainya naik ke wahana Flying Tornado, kami istirahat sejenak dan menunggu teman kami yang ingin naik ke Flying Tornado lagi yaitu Reza, Mas Fajar, dan Edo. Setelah selesai kita langsung menuju ke Kraton Hantu, karena antrinya sangat panjang akhirnya kita tidak jadi ke Kraton Hantu tapi ke Wahana Pendullum atau 360 derajat. Sebenarnya banyak yang tidak mau mencoba wahana tersebut termasuk saya, karena saya tahu kalau wahana tersebut membuat orang pusing karena di putar-putar.

Tapi akhirnya saya memberanikan diri untuk mencoba lagi dengan teman saya, sebenarnya teman saya yang wanita ada 4 yang mau ikut, tapi yang satunya takut dan yang satunya tinggi badannya kurang, jadi akhirnya saya dan teman saya yang bernama Nadya, serta juga yang laki-laki yang bernama Edo, Sayid, Mas Fajar, dan Reza. Ternyata benar-benar membuat pusing karena kami di putar-putar, selesai itu kami langsung kembali ke rombongan dengan wajah yang pucat dan lemas, yang terlihat paling pucat itu Sayid, wajahnya benar-benar putih pucat, dan yang paling lemas itu Edo, saya pun juga ikut lemas karena perut saya terasa di aduk-aduk.

Pertama kali muntah yaitu Sayid, mungkin karena dia langsung minum es krim yang  berbahan dasar susu jadi akhirnya seperti itu, semuanya ikut kebingungan karena ada teman yang muntah. Karena Saya lemas saya pengen beli pocari tapi tidak ada, ya akhirnya saya beli fanta 2 untuk saya dan teman saya yang muntah, setelah saya meminum fanta saya baru ingat kalau saya baru saja meminum obat maag, saya dan teman saya langsung kaget. Saya langsung ngomong dengan mereka “ Mati saya haha”, teman saya juga ikut tertawa dengan saya dan teman saya langsung lari menggandeng saya untuk membeli air putih agar menetralisirnya, tidak lama saya langsung mual dan langsung lari membawa plastik untuk muntah.

Setelah saya muntah saya tidak lemas lagi dan langsung semangat lagi hehe, Sayid bilang kepada saya “Eh aku hamil, kamu juga ya! Wkwkw “ saya langsung jawab “ hah! Iya aku hamil wkwkw”, ya seperti itulah bercanda saja, karena kita habis muntah dan semuanya jadi bercanda tawa sebab bercandaan itu. Setelah itu saya dan teman-teman saya dan crew langsung menuju tempat makan karena sudah siang dan kelaparan, semuanya langsung menuju Food Court, saya dan crew mencari tempat duduk dan memesan makanan, saya memesan nasi goreng dan yang lainnya ada yang memesan nasi goreng seperti saya, ayam bakar, dan lain sebagainya.

Setalah makan siang saya dan crew ingin ke Kraton Hantu, tapi gara-gara banyak yang tidak mau karena takut jadinya tidak ke Kraton Hantu. Setelah kami melihat-lihat semua wahana yang ada, kami tertuju pada wahana Sky Swinger, karena kami penasaran kami langsung lari menuju Sky Swinger. Sky Swinger mengajak kami melihat pemandangan kota Malang yang sangat indah, saya dan Nadya bercerita bagaimana kalau kami tinggal di Malang, di atas wahan saya di panggil teman saya Reza untuk di foto, lalu saya menghadap ke belakang dan narsis, cekrek hehe di foto deh.

Turun dari Sky Swinger kami langsung menuju Bioskop 3D, masuk di sana kami langsung foto-foto menggunakan kacamata 3D agar terlihat lebih keren hehe. Saat melihat film kami juga di semprot air dari kursi depan, sangat seru sekali tapi karena mata saya sakit jadi saya tidak melihat filmnya sampai selesai. Keluar dari 3D kami langsung menuju tempat duduk dan berfoto-foto satu persatu untuk di tempelkan di bingkai dan untuk kenang-kenangan di kantor tempat kami kerja, kami juga foto bersama dengan ibu kos serta bersama-sama dengan crew Enfordis.

Syifaul Laili dan Crew Enfordis
Syifaul Laili dan Crew Enfordis

Selesai foto kami langsung menuju pintu keluar untuk pulang, ternyata ada wahana yang menantang lagi, akhirnya sebagian dari teman saya naik ke wahana tersebut, dan wahana tersebut yaitu Superman Coaster, ternyata memang terlihat sangat menegangkan hehe, tapi saya tidak ikut naik itu, karena saya sudah sangat lemas.

Kita keluar dari Jatimpark 1 Malang dengan melewati tempat pembelian oleh-oleh, kami beli oleh-oleh seperti gelang, baju, dan masih banyak lagi yang lainnya. Teman saya juga ada yang membeli sate kelinci, ada juga yang berfoto-foto di depan Jatimpark 1 Malang. Langsung cuss ke Pusat oleh-oleh HC Putra, di sana kami membeli oleh-oleh dan sholat juga di sana.

Selesai sholat kami langsung pulang menuju kota Lamongan, udara Malang yang sangat dingin membuat kami kedinginan, untung saja saya membawa jaket jadi saya pakai jaket supaya tidak terlalu kedinginan, udara Malang membuat kita tertidur pulas, karena kecapekan menaiki wahana juga membuat kita tertidur pulas. Tidak lama kemudian sudah sampai di POM bensin Jombang, karena sopirnya butuh ke kamar mandi, setelah itu langsung melanjutkan perjalanan menuju pulang ke Lamongan.

Jam 21.30 kami sampai di Lamongan dengan selamat sentosa hehe, kami langsung siap-siap untuk istirahat, tapi ya tidak langsung istirahat, kita bercerita terlebih dahulu tentang pengalaman di Jatimpark 1 Malang, lama-kelamaan kita ngantuk dan tertidur.

Sekian cerita pengalaman saya dan crew Enfordis rekreasi di Jatimpark 1 Malang, ingin mengetahui bagaimana keseruan rekreasi di Jatimpark 1 Malang? Langsung saja ajak teman, sahabat, saudara, keluarga kalian untuk ke Jatimpark 1 Malang, coba saja sendiri keseruannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *