Home >> My Life >> My Students >> Kisah Pengalaman PSG Denny Usman-TKJ SMK Budi Utomo
Kisah Pengalaman PSG
Kisah Pengalaman PSG

Kisah Pengalaman PSG Denny Usman-TKJ SMK Budi Utomo

Halo, perkenalkan nama saya Denny Usman. Saya berasal dari kota Tangerang Selatan, saya adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Sebenaranya, saya bukan asli Tangerang selatan. Tapi, saya keluarga rantauan. Asal saya yang sebenarnya adalah dari Wonogiri Timur, tepatnya itu di pakelan, jatipurno, Wonogiri Timur. Profesi bapak saya adalah sebagai kuli bangunan, dan ibu saya sebagai penjual jamu keliling. Ya, walaupun penghasilan kedua orang tua saya itu bisa di bilang kurang, tetapi saya tetap bersyukur bisa mempunyai bapak dan ibu seperti sekarang. Bapak dan ibu saya sangat saying kepada saya, dan adik-adik saya.

sekarang saya bersekolah di SMK Budi Utomo Perak Jombang Jawa Timur. Sebelumnya, saya pernah bersekolah, tepatnya di SDN Jombang 1 tangerang selatan, kemudian saya bersekolah di SMP Negeri 6 tangerang selatan. Setelah itu, saya berniat sekolah dan mondok, lalu saya pilihlah pondok pesantren Gading Mangu Perak Jombang, dan sekolah yaitu SMK Budi Utomo Perak Jombang.

Ketika saya sudah menginjak kelas 2 SMK, Saya melakukan kegiatan PKL, Prakerin, PSG di tempat yang menurut saya itu adalah tempat PKL yang sangat bagus dan sangat menarik. Yaitu saya pernah PKL di Toko Hafaria, tepatnya di Lamongan Selatan. Sebelum saya berangkat PKL, saya merasa khawatir, karena di tempat PKL saya itu di wajibkan membawa laptop, sedangkan waktu itu saya tidak tidak memiliki laptop. Lalu setelah itu, saya langsung menelpon kedua orang tua saya, dan menceritakan semua hal tentang PKL, termasuk cerita masalah laptop tadi.

Biografi Denny Usman
Biografi Denny Usman

Setelah saya berbicara kepada kedua orang tua saya, saya di suruh berdoa oleh kedua orang tua saya, semoga laptopnya itu dapat di beli dan bisa di gunakan untuk pkl saya nanti. Sekian lama menunggu, akhirnya H-2 sebelum keberangkatan PKL, kedua orang tua saya berhasil mendapatkan laptop untuk saya pergi PKL. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih sekali terhadap kedua orang tua saya.

Setelah laptop sudah saya pegang, akhirnya sama siap berangkat menuju tempat PKL, tepatnya tangga 24 juli 2017 saya berangkat menuju tempat PKL di Lamongan. Saya tidak sendiri, saya disana bersama 11 orang teman saya, 4 orang dari jurusan TKJ, sedangkan untuk 7 orang berasa dari jurusan MM. sekian lama di perjalanan, tepatnya pada pukul 10.00 WIB, saya tiba di tempat PKL saya. pertama kali saya tiba di tempat psg saya itu, saya merasa sangat khawatir, apakah saya mampu hidup di tempat yang mana, tempatnya sangatlah pelosok.

Namun, hari demi hari, waktu demi waktu saya membiasakan diri dengan lingkungan yang baru ini, mulai dari berkenalan dengan warga sekitar, teman-teman muda-mudi, dan masih banyak lagi. Setelah memasuki minggu pertama, saya masih berasa tidak betah berada di sini. Namun, ketika saya dan teman-teman saya sudah memasuki minggu yang kedua, rasa tidak betah itu berubah menjadi rasa senang bisa hidup di lingkungan pelosok ini. warganya sangat ramah, muda-mudinya sangat baik kepada anak PSG, sehingga saya dan teman saya sangat senang bisa bertempat PSG di sini.

Ketika tepat di bulan agustus, anak-anak PSG di amal sholihkan untuk menampilkan suatu pertunjukan, yang mana nantinya akan di tampilkan pada kegiatan 17 agustusan. Dan akhirnya kami pun berunding atau bermusyawarah untuk memilih pertunjukan apakah yang nanti kita akan tampilkan. Setelah lama berunding, akhirnya kita semua sudah memilih suatu pertunjukan, yaitu pertunjukan drama yang berjudul “Si Juret”. Setelah itu, kami melakukan pelatihan supaya mendapat hasil yang maksimal.

Tibalah akhirnya pentas seni gebangangkrik, tepatnya tanggal 19 agustus, malam minggu. Setelah lama menunggu, tibalah akhirnya pertunjukan drama kita siap di tampilkan. Awalnya itu sempat gugup, karena baru pertama kali ini saya tampil di panggung dan di tonton oleh banyak orang. Kami pun berdoa supaya penampilan kami bisa lancar. Akhirnya, drama yang berdurasi sekitar 30 menit itu akhirnya bisa berjalan dengan lancar.

Setelah kegiatan drama telah selesai, tiba-tiba ada 2 orang wanita yang ingin mengajak berfoto bersama, yaitu yang bernama C…. dan S…….. (disamarkan). Wanita tersebut terlihat sangatlah baik. Dan benar saja, setelah kejadian tersebut, kami anak psg berteman baik dengan kedua wanita tersebut, dan juga berteman baik dengan semua mudai-mudi gebangangkrik ini.

Ketika tanggal 1 september, kami melaksanakan kegiatan ibadah qurban di masjid, kegiatanya lumayan meriah, walaupun hewan qurbanya itu tidak terlalu banyak. Setelah saya beserta anak PSG melaksanakan kegiatan qurban di masjid, kami pun mengadakan kegiatan bakar-bakar sate bersama. Kegiatanya sangatlah seru, karena kebersamaanlah yang membuat kegiatan tersebut dapat menjadi  sangat menarik.

Setelah sekian lama, hari demi hari, minggu demi minggu. Tepatnya, tanggal 19 oktober kami mengadakan kegiatan wisata. Kami mendatangi 2 tempat wisata, yakni Pantai Remen, dan Wisata Bahari Lamongan. Tujuan kami melaksanakan kegiatan wisata ini yaitu untuk mengenang masa PSG kami selama 3 bulan ini. kami banyak sekali melakukan kegiatan-kegiatan, salah satunya yaitu berfoto bersama, bermain wahana yang ada di Wisata Bahari Lamongan, dan masih banyak lagi.

Kegiatan Wisata Bahari Lamongan
Kegiatan Wisata Bahari Lamongan

Kegiatan wisata kami merupakan kegiatan yang sangat bermakna bagi kami semua. Saya sangat senang bisa bertempat PSG di sini. Selain warganya yang baik, saya bisa mendapat ilmu yang banyak, yang bisa saya gunakan ketika saya tugas nanti. Dan, saya berharap, semoga umur saya masih panjang, dan saya berkeinginan untuk kembali ke tempat PSG saya ini, untuk mencari ilmu atau untuk mendapatkan ilmu dari bos saya yang sekarang.

Nah, mungkin cukup sekian biografi dari saya ini, apabila biografi saya ini ada kesalahan, atau tidak sesuai alur ceritanya. Saya mohon maaf. Sekian dari saya. Salam untuk teman-teman PSG saya (Ansevin.co) semoga kalian tetep sehat selalu, dan bisa berkumpul lagi, bermain bersama lagi. Terima Kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *