Home >> My Journey >> Jangan Terlalu Optimis dan Ambisius Karena Itu Dapat Mengecewakan, lho
Terlalu Optimis dan Ambisius
Jangan Terlalu Optimis dan Ambisius Karena Itu Dapat Mengecewakan Hati

Jangan Terlalu Optimis dan Ambisius Karena Itu Dapat Mengecewakan, lho

Hidup, hidup yang kita jalani itu hakikatnya yaitu perjalanan sementara yang sedang kita lakukan dalam rangka era kehidupan yang bahagia kelak nanti di kehidupan yang sebenarnya di akhirat. Kehidupan yang sementara ini sebetulnya adalah persinggahan sementara dan bahkan hanya sekedar mampir saja hanya untuk minum, bukan?

Di persinggahan yang tidak lama ini merupakan titik dan fase yang menentukan bagaimana kehidupan kita nanti yang akan abadi kelak. Meskipun itu di tempat singgah tersebut kita merasa nyaman dengan beragam fasilitas yang telah ada, itu belum tentu di tujuan akhir kita itu juga akan merasakan nikmat dan kebahagiaan yang sama persis pula. Di tempat persinggahan ini kita bertujuan kita dengan selamat dan bisa hidup bahagia di tempat tujuan yang sebenarnya, kan.

Banyak orang-orang yang salah mempunyai persepsi bahwa yang kita nikmati di dunia ini merupakan selamanya akan berakhir saat kita mati nantinya. Akan tetapi sejatinya kenikmatan yang sebetulnya merupakan kehidupan kita setelah mati, guys. Maka sebab itu sebagian dari mereka terlalu optimis dan saat mereka gagal menggapai keinginannya mereka itu akan lebih cenderung terpuruk dan merasa gagal di dalam mewujudkan kebahagiaan di dalam hidupnya selama-lamanya. Inilah yang dimaksud dari orang yang terlalu optoimis dan akan membawa dampak yang buruk sebab kita terlalu berharap.

Optimis dan Ambisius
Optimis

Optimis bisa diartikan sebagai suatu perasaan dan keyakinan di dalam hati seseorang tersebut diantara hati dan akalnya sudah menyatu bahwa dia yakin hal apa pun yang akan di lakukannya itu akan menuai hasil terbaik yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh orang tersebut. Dimana terdapat faktor terbesar di dalamnya yaitu sesuatu yang disebut sebagai berharap. Pada dasarnya perasan optimis itu merupakan suatu hal yang positif yang akan membawa dampak atau  efek baik untuk kehidupan seseorang tersebut.

Orang tersebut akan merasa yakin akan kemampuan yang dia miliki dan usahanya sehingga mengharapkan hasil yang terbaik atas jerih payahnya yang berubah menjadi manis. Jika dibandingkan dengan sikap pesimis atau tak yakin itu akan menghasilkan usaha kita itu tentunya merupakan sudut pandang yang bertolak belakang, lho. Dengan berpikiran baik dan optimis, orang-orang akan paham benar dan yakin atas segala usaha yang sudah ia lakukan bisa berjalan dengan baik, kan.

Akan tetapi, kalau kita lihat melalui sudut pandang yang berbeda, optimis malah bisa membuat kita terpuruk, jatuh ke dasar kehidupan lho. Fase paling buruk di dalam kehidupan kita itu yang menyebabkan kita kehilangan semangat untuk kembali bangkit atau berjuang untuk jalannya kehidupan diri kita sendiri. Namun, bagaimana optimis yang buruk itu?  Optimis terburuk di dalam kehidupan kita yaitu optimis yang berlebihan atau terlampau akan semua hal yang bersangkutan dengan harapan dan keinginan kita, kan. Kita semua mengetahui bahwa sesuatu yang berlebihan itu hal yang kurang baik dan akan membawa dampak yang enggak baik juga. Begitu pula dengan optimis, sejatinya optimis merupakan hal yang positif untuk diri kita, akan tetapi harapan yang dibangun akan terlampau jauh dari sikap optimis kita biasanya akan mendatangkan sesuatu yang mengecewakan yang teramat sangat untuk diri seseorang itu.

Terlalu Optimis dan Ambisius
Mengecewakan Hati

Ambisius yang besar, kita sangat harapkan dan yang telah dibangun dengan segala usaha malah membawa kita ke jurang penderitaan, lho. Bukannya ke atas untuk menuju sesuatu yang bisa kita banggakan kehadirannya, Ambisi dan harapan yang terlampau jauh itu akan menjauhkan kita dari sang Maha Pemilik segalanya yaitu Tuhan. Namun, kembali lagi kita harus mengingat bahwa segala hal yang kita lakukan itu selalu melalui kehendak Tuhan. Jadi bersikplah optimis  yang sewajarnya saja dengan dibarengi usaha dan disertai dengan doa serta ambisi yang positif yang mungkin kita gapai. Dengan begitu kita enggak perlu khawatir kecewa akan pupusnya harapan kita dan ambisi kita, tentunya.

About Indah Kurnia

Tetapkan tujuan kita pada satu titik, dan konsisten lah pada tujuan jangan sampai tidak konsisten. Jika tujuan telah tercapai buat tujuan lainnya. Konsisten lah pada pekerjaan kita. ingin lebih mengenal saya, ajak ngobrol atau temui saya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *