Home >> Pengetahuan >> Filosofi Sebuah Pensil yang Bisa Merubah Hidup

Filosofi Sebuah Pensil yang Bisa Merubah Hidup

Untuk kesempatan kali ini kami akan mengeshare tentang filosofi yang dapat kita ambil dari sebuah pensil. Berikut ini adalah ulasannya.

Ada seorang pembuat pensil yang sedang memasukan pensil pensil yang telah dibuat kedalam kotak untuk dijual dipasar, dan sipembuat pensil memberikan pesan terakhirnya kepada seluruh pensil yang ingin dijual. Adapun perkataannya sebagai berikut “Ada 5 hal yang harus kalian ketahui sebelum saya menjual kalian, ingatlah pesan pesan saya yang terakhir ini dan janga sampai dilupakan dengan begitu maka kalian akan menjadi pensil yang terbaik”.

Perkataan yang pertama, kalian akan mengalami hal hal yang sangat luar biasa jika kalian rela dan mengizinkan diri untuk dipegang oleh tangan orang lain.

Perkataan Kedua, Kalian akan merasa kesakitan dan kehilangan tubuh sedikit demi sedikit karena serutan, tetapi dengan itulah kalian akan menjadi lebih beiki dan berguna.

Ketiga, yang spesial dari kalian adalah jika membuat kesalahan maka kesalahan tersebut mudah untuk dihapus dan dibenarkan.

Keempat, yang sangat pnting dari diri kalian adalah bagian yang ada didalam bukan yang diluar, maka jagalah benar benar bagian yang dalam.

Kelima, Jangan peduli kalian berada dimana saja, tetaplah menulis tanpa henti.

Setelah para pensil mendengarkan semua pesan yang disampaikan oleh sipembuat pensil merekapun berjanji untuk selalu mengingat dan menjalankan semuanya. Setelah itu pensil pensil tersebut dimasukan kedalam kotak dan siap untuk diperjual belikan.

Pesan untuk Anda

Kelima pesqan yang telah disampaikan oleh sipembuat pensil tersebut sebenarnya bisa dijadikan sebuah filosofi yang dapat membuat kita menjadi pribadi yang lebih baik dan sukses. Berikut ini adalah penjelasan yang bisa kami simpulkan dari pesan sangpembuat pensil.

Perkataan yang pertama: Pensil hanya dapat digunakan jika berada ditangan seseorang. Pensil tidak akan bergerak atau berfungsi jika tidak ada sebuah kerjasama dari tangan orang lain. Begitu juga dengan hidup, kita tidak akan bisa memproleh banyak hal yang baru atau melakukan sesuatu dengan sendiri, hasilnya akan berbeda sangat jauh dengan orang yang bekerjasama dibandingkan dengan orang yang bekerja sendirian.

Perkataan Kedua: Pensil jika dalam kadaan yang runcing maka sipengguna akan merasa aman dan enak, mungkin yang ini agak sedikit mnyakitkan bagi pensil (jika pensilnya bisa ngomong). Sebagai menusia pasti akan merasakan yang namanya kesakitan dalam berbentuk masalah, justru hal itu lah yang dapat menjadikan kita lebih baik, tabah, dan juga kuat. Semakin banyak masalah yang akan kita dapat maka kita akan menjadi lebih kuat lagi.

Perkataan ketiga: Ketika pensil salah menulis maka kesalahan itu dapat dihapus dan dibenarkan. Ingatlah bahwa kita hidup didunia ini hanyalah sebagai manusia biasa yang tidak pernah lepas dari kesalahan, kita bukanlah tuhan yang tidak pernah melakukan sebuah kesalahan. Tetapi kesalahn bukanlah sesuatu yang buruk tapi sebuah proses pengembangan diri, bahkan hampir semua pelajaran yang berharga yang kita dapatkan selama hidup itu awalnya dari sebuah kesalahan. Dengan kesalahan tersebutlah kita dapat memperoleh sebuah kebenaran.

Perkataan keempat: Tidak peduli seperti apa bentuk luar pensil, bagian yang paling penting adalah dalamnya, dikarnakan yang sangat berguna adalah isi pensil bukan covernya. Begitu juga sama dengan hidup apa yang terdapat didalm diri kita itu sangat penting dari pada yang terlihat diluar, akan terlihat percuma jika penampilan luar anda baik, dan rapi tapi kalau yang didalamnya busuk maka tetap banyak orang yang tidak akan suka. Kalau anda tidak percaya sialahkan saja anda tanya kteman anda, apakah mereka mau bergaul dengan teman yang terlihat baik tapi sebenarnya mereka penipu, berkelakuan yang jelek?

Perkataan yang kelima: Pensil harus selalu menulis agar tulisannya dibaca orang. Sama seperti hidup kita harus selalu berkarya walaupun itu hanya untuk diri kita sendiri, kita harus tetap mengerjakan apa yang harus dikerjakan tanpa henti. Jika kita berhenti maka berarti kita menyerah dan ketika menyerah kita tidak akan dapat merasakan hasil dari karya yang kita buat dan tidak ada hasilnya.

Diatas tadi adalah filosofi yang bisa kita simpulkan dari apa yang telah diucapkan oleh sangpembuat pensil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *