Home >> My Life >> My Students >> Farisa Lukman – TKJ SMK Budi Utomo 2016
Farisa Lukman
Farisa Lukman

Farisa Lukman – TKJ SMK Budi Utomo 2016

NAMA LENGKAP SAYA “FARISA LUKMAN” LAHIR SAYA DI SIDOARJO,24 SEPTEMBER 1999. saya mempunyai 3 bersaudara dan saya anak yang ke tiga ,yang no 1 cewek yang no 3 cowok .

Dari keluarga ku itu pokoknya seru bisa tertawa bareng senang bareng galau bareng bahkan nangis bareng itu ketika lebaran ,yang sangat membuat ku terkesan yaitu tentang kekeluargaan yang penuh suka bahagia .

Dan disini saya akan menceritakan pengalaman yang luar biasa untuk selanjutnya di baca di bawah indulu saya sekolah di gading mulai dari smp budi utomo masuk tanggal 1 juni 2012 sampai lulus 12 mei 2014 ,saya hidup nya di pondok gama 2 dan di situ lah saya merasakan bahwa ketika anak smp di sekolah kan jauh dengan orang tua itu sangat mengesankan sepanjang hidup ku ,kemudian saya mulai sekolah pertama di smp budi utomo masih labil masih konyol dan keseharian nya itu mengingat orang tua itu bahkan menangis galau di pojok an ,dan itu lah sudah berjalan 1 bulan datang lah orang tua yang menjenguk saya di gading mangu .dan di situ lah saya merasakan kesenangan yang luar biasa .

Kemudian di beri masukan untuk bisa betah di gading mangu dan akhirnya saya semangat berjuang fii sabilillah dengan keadaan musafir jauh dengan orang tua ,dan kemudian akhirnya sudah kenaikan kelas dua awal saya alhamdulillah memasuki test saringan di gading mangu ,di situ lah saya mulai senang karna saya sudah tercapai cita-cita yang saya cita kan di sepanjang hidup ku ,yaitu saringan bulan maret 2014 merasakan luar biasa masih smp sudah test saringan untuk menuju jadi tentara bapak imam yaitu mubaligh .dan setelah itu saya lulus dari saringan kemudian di lanjut mengikuti management di gading mangu di bulan april 2014 dan akhir nya saya sudah menjalani test 2 bulan di gading mangu ,setelah itu saya merasa bingung karena di bukan mei 2014 harus nya mengikuti test kediri berhubung hati itu masih gerogi bahkan gemeterna setiap hari dan akhir nya saya berangkat ke kediri untuk melanjutkan test muballigh di bulan mei 2014 .dan lebih ekstrim nya lagi saya sudah lulus tes Kediri kemudian berangkat lah kami ke kertosono kota yang penuh muballigh di penjuru Indonesia .dan akhirnya saya datang di kertosono pada bulan September 2014 dan disitulah saya mulai sadar tes muballigh sudah berada di depan mata saya ,dan waktu pun sudah berjalan sampai 1 bulan dan akhir nya pengumuman tes kelulusan muballigh bulan September 2014 saat itu yang bernomer 44 ,dan setelah di bacakan kemudian ternyata …….

Saya tidak lulus dari tes ketosono pada bulan September 2014 dan setelah itu saya menangis dan menggila saat saya melihat kertas kematian tersebut .dan selanjutnya saya melanjutkan tes muballigh kembali di bulan oktober 2014 dan akhirnya tes muballigh di bulan oktober 2014 lulus resmi jadi peluru bapak imam dan akan di seluncurkan di seluruh Indonesia .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.