Home >> Binatang Peliharaan >> Cara Budidaya Ikan Mas Praktis dan Mudah
Budidaya Ikan Mas Tawar
Budidaya Ikan Mas Tawar

Cara Budidaya Ikan Mas Praktis dan Mudah

Ikan mas atau yang mempunyai nama latin Cypprinus carpio dibawa ke Indonesia oleh masyarakat Eropa dan Tiongkok, menurut sejarah kota Ciamis sudah dapat membenihkan ikan mas dengan dibantui oleh kakaban yaitu suatu benda yang terbuat dari ijuk yan digunakan untuk meletakkan telur dari indukan ikan mas. Budidaya ikan mas sebenarnya bagus ditempat yang berketinggian 200-1000 meter dpl, dan suhuunya ang baiknya adalah 20-25oC dengan pH air sekitar 7-8.

Budidaya Ikan Mas
Budidaya Ikan Mas

Didalam budidaya ikan ada dua tahap yaitu tahap pembenihan dan pembesaran, didalam pembenihan kita akan menghasilkan bnis untuk di besarkan, dan sedangkan tahap pembesaran yaitu menghasilkan ikan siap konsumsi atau diperjual belikan dipasar.

Pembenihan Ikan Mas

Hal yang pertama yang harus dilakukan dalam budidaya ikan mas adalah memilih calon indukan, dan calon indukan yang harus kita pilih adalah indukan yang mempunyai kualitas unggul atau yang baik. Sehingga bibit yang dihasikalkan juga akan baik. Calon indukan ikan mas harus dipisah antara yang jantan dan yang betina, dan pemisahan tersbut dilakukan sampai kedua indukan benar benar siap untuk memijah, jika kedua indukan tersebut sudah siap memijah maka campurkanlah kedua indukan tersebut didalam kolam yang khusus. Kolam tersebut harus berisikan kakaban yang berfungsi untuk meletakkan telur telur ikan mas.

Pembesaran Ikan Mas

Benih yang digunakan untuk budidaya ikan mas biasanya berukuran 10-12 cm atau berat badannya 80-100 gram perekornya. Dan diharapkan ukaran ikan mas ini lumayan kuat untuk dibesarkan, sehingga resiko kegagalan  bisa diminimalisir, untuk pembesaran ikan mas sendiri bisa mencapai 2-3 bulan.

Untuk budidaya ikan mas bisa dilakukan dalam berbagai cara dengan air tenang, air deras, atau tumpag sari. Adapun tempatnya bisa menggunakan kolam terpal, tembok, sawah, atau jaring apung.

Pengendalian Hama Penyakit

Usaha budidaya ikan mas berkembang sangat cepat sekali, seiring dengan perkembangannya penyebaran penyakitpun juga harus kita waspadai dan wajib diperhitungkan untuk meminimalisirkan kerugian atau resiko yang akan kita terima nanti. Setiap para pembudidaya ikan mas harus mengetahui apa saja penyakit yang seringmenimpa pada ikan mas.

Panen Budidaya Ikan Mas

Secara umum tingkat perekonomian pembesaran ikan mas sekitar 300-400 gram perekornya bahkan bisa lebih berat lagi dari itu. Jika berat ikan mas sudah melebihi dari itu maka ikan mas tersebut sudah tidak ekonomis lagi jika dibesarkan, dan juga porsi makanan yang harus disediakan juga tidak sama dengan porsi ketika massa pertumbuhan dan juga harga jualnya juga berbeda.

Semakin lama ikan mas dibesarkan maka semakin naik juga uang atau penguaran yang kita keluarakan untuk membesarkannya khususnya biaya makanan akan semakin besar dengan meningkatnya bobot dari ikan mas tersebut. Dan pastinya nilai harga jualnya juga pasti akan meningkat, tapi hal tersbut masih tergantung dari kondisi pasar jika masih ada pasar yang mau menerima menjual ikan mas yang berukuran besar dan harga perkilogramnya juga lebih mahal maka pembesaran ikan mas masih boleh dilakukan. Tapi sebaliknya jika tidak ada pasar yang ingin mejulanya maka anda harus menghentikan tahap pembesaran ikan mas tersebut. Adapun waktu yang akan anda habiskan untuk merawat dan membesarkan ikan mas dari ukuran 100 gram perekornya sampai dengan 300-400 gram perekornya akan menghabiskan waktu sekitar 2-3 bulan, dan dalam jangka waktu tersebut ikan mas akan berbobot kurang lebih 3-4 kali lipatnya berat badan ikan mas yang awal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *