Home >> Tumbuhan >> Berbudidaya Jahe Merah yang Perlu di Ketahui
Budidaya Jahe Merah
Budidaya Jahe Merah

Berbudidaya Jahe Merah yang Perlu di Ketahui

Seperti pada tanaman yang lain, bibit jahe merah ini juga rentang terserang penyakit. Salah satu penyakit yang sering sekali menyerang tanaman jahe merah ini yaitu bercak daun. Penyakit ini merupakan penyakit yag di sebabkan oleh phyllosticta zingiberi. Penyakit bercak daun ini bisa menular dengan bantuan angin. Penyakit bercak ddaun ini juga bisa menyerang tanaman yang terkena inveksi ataupun tanpa terkena inveksi. Gejala awal pada tanaman jahe merah ini yang terserang penyakit bercak daun adalah dengan di tandai adanya bintik-binik berwarna kuning yang banyak pada daun yang berukuran 3 sampai 5 mm. Lama-lama bintik tersebut menjadi bercak. Warna pada bercak tersebut menjadi warna abu-abu yang di tengahnya ada noktah kecil yang berwarna hitam. Dan pada bagian tepi terjadi busuk yang basah. Jika serangan penyakit ini semakin berat akan mengakibatkan daun menjadi rusak, semakin kuning, semakin kecil dan juga daun mud yang baru muncul akan menampakkan gejala kloronis. Gejala ini biasanya menyerang bibit pad jahe merah yang daunnya masih muda. Tanamn yang terkena penyakit ini mengakibatkan tanamn jahe merah menjadi layu dan juga bisa menyebabkan kematian.

Penangananan Penyakit Bercak Daun

Penyakit Bercak Daun
Penyakit Bercak Daun

Penanganan untuk pencegahan bisa di lakukan oleh petani jahe.. Ini bertujuan supaya biit jahe merah yang ingin di tanam tidak ada yang bermasalah selama proses pemeliharaan. Tindakan preventif dapat di lakukan dengan cara berikut.

  1. Dengan menggunakan bibit jahe merah dengan baik dan juga mengusahakan pertumbuhan tanaman supaya tetap sehat dengan memilih bibit yang unggul yang sehat, serta bebas daari hama dan juga penyakit.
  2. Rendam rimpang bibit jahe merah di dalam fungisida.
  3. Lalu mengolah lahan dan juga membuat drainase yang baik dan juga menggunakan pengendalian fisik dengan tenaga manusia.
  4. Kemudian menerapkan pola tanam dengan jarak yang tidak terlalu rapat supaya kelembapannya tidak terlalu tinggi.

Cara Pemeliharaan Bibit Jahe Merah

pemeliharaan bibit jahe merah
pemeliharaan bibit jahe merah

Setelah melakukan penyemaian rimpang jahe merah, langkah yang harus di lakukan yaitu dengan pemeliharaan bibit jahe merah. Caranya sebenarnya cukup mudah dan juga praktis. Lahan yang di gunakan untuk penyemaian itu harus di kondisikan basah dan juga lembap. Oleh karena itu, perlu penyiraman sehari dua kali di pagi hari dan juga di sore hari. Kalau untuk mengindari serangan jamur, maka bisa di lakukan dengan penyemprotan anti jamur. Penyemprotan ini dapat di lakukan dengan menggunakan fungisida. Lakukanlah penyemprotan setiap satu minggu sekali.

Seleksi Bibit Jahe Merah

Setelah penyemaian selama 2 sampai 4 minggu, bibit ini akan mulai bertunas, adaa juga beberapa bibit yang sudah memiliki daun muda. Wlaupun penyemaian di lakukan dengan cara bersamaan, tidak semua rimpang tumbuh tunas dengan bersamaan. Hal ini dapat di pengaruhi oleh usia pada bibit yang di semai berbeda-beda. Karena itulah seleksi bibit harus di lakukan. Pisahka bibit yang berdasarkan tunas, di mulai dengan memilih tunas yang besaar ataupun keil, kemudian berdasarkan kondisi tunas, busuk ataupu masih segar. Kemudian di pisahkan tunas yang sudah berakar dan juga yang belum.

Membantu Bibit Beradaptasi

Setelah melakukan seleksi bibit, maka letakkan bibityang sudah di seleksi ke rak ataupun bilik khusus. Rak tersebut harus di desai supaya bibit dapat terkenaa cahaya matahari 50%. Hal ini dapat di lakukan untuk membantu bibit tersebut beradaptasi pada saat di pinndahkan ke media pembesaran. Jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman itu.

Penyiapan Lahan Pembesaran

Lahan yang di gunakan untuk pembesaran tanaman jahe merah perlu di siapkan dengan baik. Ini di lakukan agar tanaman bisa menghasilkan rimpang yang maksimal. Persiapan lahan yang nantinya akan di gunakan ada dua jenis yaitu di tanam dengan menggunakan media polybag dan juga lahan persawahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *