Anak Tidak Hanya Butuh Uang Tapi Juga Kasih Sayang
0
Kewajiban orang tua adalah salah satunya mendidik anaknya menjadi anak yang sholeh / sholeha. Dan menjadi suatu kebanggaan jika orang memiliki anak yang berbakti pada orang tua, dan selalu hormat dan tidak menjadi anak nakal dll.
Kadang orang tidak tahu, anaknya tidak patuh pada bapak atau ibunya..Kadang orang tua menganggap di beri uang setiap bulan, pendidikan itu sudah cukup. Sehingga di kira dengan mencukupi semua materi maka anak dan istri sudah bahagia. Kadang suami juga tidak tahu kenapa istri tidak toat atau berani pada suaminya, kadang suami hanya memberi nafkah lahir saja itu sudah cukup…
Sebaliknya anak kurang mengerti pengorbanan orang tua terhadap dirinya.dan selalu menganggap tidak pernah di perhatikan dll….
Orang tua yang baik akan mengutamakan kebahagiaan anaknya. Dan salah satu caranya adalah dengan memenuhi kebutuhan anaknya, dan ini lebih mengacu kepada kebutuhan fisik, seperti pakaian, asesoris, kendaraan dll.
Namun, seorang anak tidak hanya butuh itu untuk bahagia, dia juga butuh kasih sayang, perhatian, dan komunikasi yang intensif dengan orang tuanya.
Inilah yang sering dilupakan oleh para orang tua, dengan dalih bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan anak, mereka malah kehilangan waktu terbaik mereka dengan anak – anaknya. Orang tua memang butuh uang untuk membahagiakan anak, tapi, itu bukan hal yang utama.
Kebahagiaan itu sifatnya relatif, tidak selalu sama bagi tiap tiap orang. Misalnya jika memberi standar nilai kepada “Kebahagiaan” itu, maka dengan nilai 6 orang sudah merasa bahagia, tapi ada orang lain dengan nilai 6 dia belum merasa bahagia. Itu maksud saya bahwa kebahagiaan itu sifatnya relatif. Pada umum, orangtua yg bijak selalu akan berusaha untuk membahagiakan anak, apakah itu melalui pemenuhan kebutuhan lahir maupun batin. Tetapi, kembali lagi kepada ukuran kebahagiaan itu dimana setiap anak mempunyai persepsi yg beda beda ttg kebahagiaan itu. Contoh, si Donny yg dibelikan sepeda motor oleh ayahnya sudah merasa sangat berbahagia, sedang si Ayung yg juga dibelikan motor Tiger merasa belum berbahagia, dia malah meminta dibelikan mobil. Saya kira dari contoh ini kita sudah dapat gambaran ttg gimana orang menilai kebahagiaan itu.
Kadang kita merasa dalam hidup ini kita sering kekurangan materi, kalian tentu pernah merasakan hal tersebut bukan ? Padahal materi yang kalian peroleh, mungkin sebenarnya sudah lebih dari cukup.Dan kadang saat kita berbicara masalah materi, pasti alasan ” Kamu hidup tidak pernah sengsara, makanya kamu bisa ngomng kaya begitu “. Ketika kita bekerja keras dengan harapan ingin mendapat taraf hidup yang menurut kita mapan tetap saja kita masih merasa kekurangan dan pada akhirnya kita kembali bekerja keras tanpa pernah bisa menikmati dan mensyukuri atas apa yang telah kita dapatkan.
Teman, aku ingin mengajak merenung sejenak.. Apakah sebenarnya tujuan kita hidup di dunia ini ? Apa memang uang sudah mengendalikan jiwa, raga dan pikiran kita ? apakah sukses memang segalanya ? Pernahkah kita melihat orang disebelah kita ? yang selalu mendampingi kita, tulus menyayangi kita. Entah itu kekasih, istri, suami, orang tau atau anak kita. Sebenarnya mereka selalu berdoa untuk kita karena merekalah yang telah ikut memberikan kita kekuatan. Dan Anak , istri atau orang yang kita sayangi tidak hanya butuh materi, tetapi mereka juga butuh kasih sayang , cinta dan perhatian serta komunikasi.

