Home >> Kesehatan >> BPJS Ketenagakerjaan >> 8 Cara Syarat Mencicil Rumah memakai BPJS Ketenagakerjaan

8 Cara Syarat Mencicil Rumah memakai BPJS Ketenagakerjaan

Setiap orang tentu ingin memiliki impian untuk bias memiliki rumah pribadi apalagi jika sudah hidup berkeluarga. Tetapi harga rumah yang terus meningkat akan membuat kita sulit untuk mewujudkannya kecuali memang memiliki penghasilan yang cukup besar.

Didalam kita membeli rumah memang biayaya inilah yang sering kali menjadi pertimbangan utama, agar bias membeli rumah denga cara uang tunai maka anda hanya perlu menabung beberapa tahun saja, bahkan terkadang ketika uang telah terkumpul seperti yang sudah ditargetkan, harga rumah mengalami kenaikan sehingga mengharuskan kita untuk menabung dengan sekian waktu lagi.

Dan berdasarkan dari hasil penelusuran kami harga rumah yang minimalis di wilayah Tangerang selatan berkisar dari Rp500 juta hingga Rp700 juta. Sedangkan pada kota Bandar Lampung harga rumah minimalis ini berkisar dengan harga Rp250 – Rp500 juta. Berbeda dengan Bogor dan Depok, yang masih mematok harga mulai dari angka Rp300 Jutaan untuk rumah dengan luas bangunan 36m2. Beda lokasi – beda juga harganya. Dan itu semua tergantung anda sendiri, mau tinggal dikota mana.

Mencicil Rumah memakai BPJS Ketenagakerjaan

Dan itu artinya, bila konsumen hanya mampu mencicil rumah dibawah Rp500 Jutaan, Bandar Lampung, Bogor dan Depok itu bias menjadi alternative lokasi yang sudah layak sekali untuk dipertimbangkan.

Dan apabila anda sedang mengalami persoalan biayaya sebenarnya itu ada solusi yang bisa anda gunakan yaitu dengan mengandalkan fasilitas yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Pada paslnya, pada tahun 2017 BPJS dapat mengeluarkan program terbaru yakni Perumahan Pekerja Kerja Sama Bank.

Dan program ini sudah terselenggara dari hasil kerjasana BPJS-TK dengan PT Bank Tabungan Negara Tbk yang bertujuan untuk berkontribusi kepada program pembangunan Satu Juta Rumah. Dan bagi masyarakat yang sangat tertarik untuk membeli rumah dengan melalui program ini, maka anda harus mengetahui persyaratan yang dibutuhkan :

  1. Harga rumah maksimal dengan harga Rp500 Juta (non-subsidi).
  2. Sudah terdaftar menjadi peserta aktif minimal satu tahun.
  3. Rumah yang sedang diajukan merupakan rumah pertama peserta.
  4. Dan apabila pasangan dari suami istro merupaka peserta BPJS-TK, maka hanya satu pihak saja yang dapat mengajukan KPR.
  5. Jangka waktu maksimal kredit untuk kepemilikan rumah dapat dilakukan hingga 20 tahun.
  6. Jangka waktu pinjaman uang muka perumahan mengacu pada jangka waktu yang sedang ditetapkan BTN dengan batas waktu hingga 15 tahun.
  7. Dan di perhitungkan suku bunga yang sedang berlaku sudah mengacu pada ketentuan yang sedang ditetapkan sesuai dengan BI Rate dan sudah di perhitungkan dari Bank BTN.
  8. Dan khusu untuk pengajuan KPR non-subsidi dan pinjaman uang mua, peserta atau debitur akan dikenakan oleh suku bunga sesuai dengan BI Rate denga penambahan 3% pada pertahunnya dengan system anuitas tahunan sesuai dengan perhitungan dari Bank BTN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.