Home >> Internet >> 3 Kesalahan Dalam Belajar Google Adsense Bagi Pemula
Kesalahan belajar Google Adsense
Kesalahan belajar Google Adsense

3 Kesalahan Dalam Belajar Google Adsense Bagi Pemula

Kesalahan Dalam Belajar Google Adsense

Kesalahan dalam belajar Google Adsense yang umumnya terjadi pada seorang pemula dalam dunia blogging seringkali menyebabkan mereka tidak diterima sebagai publisher Google Adsense atau akun mereka dibanned oleh Google.

Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap blogger khususnya yang ingin menjadi menjadi publisher Google Adsense untuk mengetahui apa-apa saja kesalahan dalam bejalar Google Adsense yang sering dilakukan oleh seorang pemula.

Jika kita ingin menyebutkan berbagai kesalahan dalam belajar Google Adsense yang sering terjadi tentunya banyak sekali. Namun, pada artikel kali ini saya akan menyebutkan tiga kesalahan utama yang sering terjadi dalam hal ini. Kesalahan-kesalahan tersebut adalah:

1.Terburu-buru ingin mendaftar sebagai publisher

Kesalahan dalam belajar Google Adsense yang paling sering dilakukan oleh seorang pemula adalah terburu-buru mendaftarkan blognya ke Google Adsense. Padahal, seandainya dia diterima sebagai publisher Google Adsense, akun tersebut tetap akan sia-sia karena dia tidak akan mendapatkan penghasilan darinya.

Yang paling penting bagi seorang pemula adalah mengurus blognya terlebih dahulu. Mulai dari memposting banyak artikel yang bermanfaat, kalau bisa minimal 50 artikel dan mendapatkan page views minimal 500 per hari. Hal ini bukan keharusan, tapi jika ini terwujud, maka begitu diterima sebagai publisher oleh Google Adsense, maka saat itu juga blog yang didaftarkan tadi bisa menghasilkan.

2.Terlalu sibuk mengurus tampilan blog

Kesalahan dalam belajar Google Adsense yang juga sering dilakukan oleh blogger pemula adalah terlalu sering gonta-ganti template blog. Bukannya sibuk memposting artikel berkualitas dan menjaring pengunjung sebanyak-banyaknya ke blog yang dipasangi iklan Google Adsense untuk meningkatkan penghasilan, yang terjadi malah sibuk mengurusi tampilan blog. Selalu saja ada yang salah, selalu saja ada yang kurang dalam tampilan blog tersebut. Padahal yang penting bagi sebuah blog adalah tampilan yang clean dan memiliki navigasi yang baik bagi para pengunjung.

Terlalu sering merubah template blog akan menyebabkan nilai negatif di mata search engine khususnya Google. Sebab, Google akan selalu menganggap bahwa blog tersebut dalam kondisi under construction/proses perbaikan dan tidak layak untuk ditempatkan pada posisi yang baik dalam hasil pencarian. Akibatnya tentu sudah bisa diperkirakan, yaitu pengunjung blog akan berkurang drastis.

3.Berambisi menambah blog

Berambisi menambah blog merupakan kesalahan dalam belajar Google Adsense yang cukup fatal. Sebab, semakin banyak blog berarti fokus dan waktu akan semakin banyak terbagi. Akibatnya, tidak ada satupun dari blog-blog yang dimiliki akan mendapatkan penanganan yang maksimal, yang mengakibatkan penghasilan iklan Google Adsense akan sangat sedikit atau malah tidak menghasilkan sama sekali.

Yang perlu dilakukan oleh seorang publisher adalah fokus mengurusi satu blog terlebih dahulu hingga memberikan penghasilan yang lumayan. Setelah itu barulah membuat blog sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bantuan pendapatan dari blog pertama tadi untuk membayar jasa penulisan artikel berkualitas atau jasa seo, serta jasa-jasa lainnya yang dibutuhkan. Metode ini jauh lebih efektif, karena seorang publisher tidak perlu melakukan semuanya sendirian, karena pasti akan terkendala pada waktu dan tenaga yang terbatas. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *